Bagaimana Afirmasi Positif Membantu Emosi Makan Plus 30 Afirmasi Untuk Anda Gunakan

Makan emosional adalah masalah yang sangat mengganggu dan merupakan cara yang sangat umum untuk mengatasi masalah hidup.

Dunia modern menawarkan begitu banyak variasi makanan adiktif, seperti, permen, keripik, es krim dan lainnya yang membawa euforia, ketenangan, kedamaian dan kenyamanan yang banyak jatuh ke dalam perangkap makan tanpa berpikir kapan pun mereka merasa sedih, depresi, bosan, kesepian atau ditekankan.

Reaksi kebiasaan ini untuk memicu perasaan tertentu menghasilkan siklus setan yang tidak pernah benar-benar memecahkan masalah asli, tetapi, sebenarnya lebih banyak menumpuk di atasnya.

Banyak orang yang makan di belakang emosi melaporkan rasa bersalah dan malu karena mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan makan sampai mual.

Penambahan berat badan adalah efek samping lain dari keterampilan mengatasi yang tidak sehat ini, dan membawa serta berbagai masalah emosional dan fisiknya sendiri.

Belajar keterampilan coping positif dan melanggar kebiasaan makan emosional membutuhkan, kesadaran, pemahaman dan belajar keterampilan coping yang sehat, dan salah satu alat yang membantu proses ini adalah afirmasi positif.

Apa itu Afirmasi Positif

Afirmasi positif adalah pernyataan yang dibuat seolah-olah sesuatu sudah benar atau sudah terjadi dalam upaya untuk memprogram ulang pikiran untuk mencapai tujuan tertentu.

Otak manusia sangat kuat, dan inilah yang mendorong perilaku manusia, sehingga afirmasi positif bisa sangat efektif dalam mengubah perilaku yang tidak melayani kita dengan cara yang positif.

Pernyataan penegasan dan motivasi positif dapat sangat membantu membantu pemakan emosional merusak kebiasaan makan yang merusak diri sendiri untuk menutupi perasaan.

Bagaimana Afirmasi Membantu Emotional Eating

Ini bekerja dalam dua cara dan tujuan akhirnya adalah memprogram ulang pikiran dan proses berpikir dan karena itu memfasilitasi perubahan dalam perilaku.

  1. Pertama, ini membawa kesadaran akan masalah ke permukaan. Dan, benar-benar tanpa kesadaran, makan emosional tidak akan pernah bisa dihentikan, karena biasanya itu adalah tindakan tanpa pikiran, didorong oleh kebiasaan, yang untuk banyak hal mereka mungkin bahkan tidak sadar bahwa mereka melakukannya.
  2. Kedua, afirmasi berulang dapat membantu untuk mengganti pola pikiran kebiasaan dalam hal makanan dan mengubah persepsi tentang makanan, yang dapat pergi jauh untuk menghentikan makan emosional.

Misalnya, jika saya percaya donat membantu saya merasa lebih baik ketika saya merasa sedih, maka saya akan selalu meraih donat ketika perasaan itu melanda dan tanpa ragu-ragu. Tapi, di sisi lain, ketika saya menyadari bahwa perasaan euforia yang saya rasakan dari donat itu adalah bantuan band sementara yang bukan solusi sama sekali, dan sekali saya memakannya, saya masih merasa sedih, dan mungkin bahkan lebih sedih lagi, maka saya akan berhenti sejenak dan menghentikan kebiasaan itu.

Afirmasi dapat pergi jauh untuk memodifikasi perilaku, dan ketika dilakukan secara konsisten bersama dengan belajar keterampilan mengatasi yang sehat untuk menangani emosi yang biasanya dihindari dengan penggunaan makanan dapat membawa penyembuhan, kepingan pikiran dan kesehatan emosional dan fisik yang lebih baik.

30 Afirmasi Untuk Menghentikan Emosi Makan

  1. Saya hanya makan ketika saya lapar secara fisik.

  2. Makan adalah untuk makanan, dan bukan untuk yang lainnya.

  3. Ketika saya bosan, saya berolahraga atau membaca buku.

  4. Ketika saya sedih saya menelepon teman dan berbicara tentang masalah saya.

  5. Makanan bukan kenyamanan saya.

  6. Saya kuat, kuat dan mampu mengatasi emosi saya.

  7. Saya berurusan dengan makan yang nyaman.

  8. Saya mengontrol apa, kapan dan bagaimana saya makan.

  9. Saya sadar makanan apa yang saya masukkan ke dalam tubuh saya.

  10. Saya dapat dengan mudah mengatakan tidak pada makanan sampah, saya memegang kendali.

  11. Saya memiliki kekuatan dan kekuatan untuk menghentikan makan emosional.

  12. Saya memiliki keterampilan coping yang sehat untuk emosi saya, makanan bukanlah salah satu dari mereka.

  13. Saya memiliki waktu makan yang teratur.

  14. Aku bisa menghadapi apapun yang datang dengan caraku.

  15. Ketika saya stres saya berolahraga.

  16. Saya mengembangkan hubungan yang sehat dengan makanan.

  17. Saya menghormati tubuh saya.

  18. Saya menghormati perasaan saya, saya merawat mereka.

  19. Saya bukan korban makan yang nyaman.

  20. Makanan tidak akan menyembuhkan perasaanku.

  21. Makanan bukan teman, melainkan rezeki.

  22. Saya merasa setiap hari dan rasanya menyenangkan.

  23. Saya suka semua perasaan, mereka adalah bagian dari siapa saya.

  24. Saya mencintai diri sendiri, saya suka merasakan, saya hidup dan hidup!

  25. Saya berurusan dengan perasaan saya setiap hari.

  26. Saya sadar setiap gigitan yang saya lakukan setiap hari.

  27. Saya dapat memisahkan rasa lapar fisik dari rasa lapar emosional.

  28. Saya tahu perbedaan antara makan sehat dan makan yang nyaman.

  29. Saya bertanggung jawab atas kesehatan saya yang baik.

  30. Saya mendengarkan tubuh saya dan tahu kapan saya benar-benar lapar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *